Begini Meriahnya Perayaan 44 Tahun SMAMGA Jember

Jember – 44 tahun berdiri, SMA Muhammadiyah 3 (SMAMGA) Jember menggelar Smamgamorphosis Rice to Golden Era sebagai wujud perayaan ulang tahun ke- 44. Rangkaian acara dilaksanakan di lingkungan sekolah dengan dihadiri siswa, guru, karyawan, wali murid, tamu undangan, alumni, dan masyarakat dalam momen istimewa ini, Kamis (13/6/24).

Kepala Sekolah SMAMGA, Sony Bakhtiar SE SPd, memulai kegiatan dengan penuh khidmat melalui sambutan dan pemotongan tumpeng. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan kondisi SMAMGA di usia ke-44 tahun.

SMA Muhammadiyah 3 Jember alhamdulillah telah memasuki usia ke-44 tahun. Sebuah usia yang matang bagi sebuah lembaga pendidikan. Sebagai sebuah bahtera, SMA Muhammadiyah 3 Jember saat ini sedang berlayar dalam cuaca dunia yang tidak menentu karena semakin hari semakin tidak dapat diprediksi, ucap Sony Bakhtiar.

“Kita perlu berjuang keras dan pantang menyerah untuk mengatasi semua hambatan dan tantangan di depan. Di situasi seperti ini, kita juga perlu mencari terobosan dan strategi agar dapat mengatasi semua hambatan dan tantangan yang ada,” lanjutnya.

Beliau juga menyampaikan jika harus hilangkan ketakutan dan tanamkan keyakinan diri bagi siapapun yang memiliki mimpi. Ketahuilah, tidak ada yang mudah dalam perjuangan meraih mimpi. Jangan pernah takut bagi kita yang memiliki mimpi untuk menjadi seorang pemenang.

Kita harus yakin, atas nama dan Ridho dari Allah Swt, bahwa SMA Muhammadiyah 3 Jember akan terus berlayar dan bertransformasi menjadi lembaga pendidikan yang menawarkan kegiatan belajar kreatif dan menyenangkan.

“Fokus utama tetap pada perbaikan akhlak, ibadah, serta peningkatan soft skill, yang Insya Allah akan lebih menjamin kemampuan siswa untuk mandiri dan memiliki daya saing di bidang akademik maupun industri kreatif melalui program multitalented. Usianya yang 44 tahun, SMA Muhammadiyah 3 Jember sedang mengalami proses metamorfosis sebagai lembaga pendidikan yang siap mengawal siswanya. ‘Wes Wayae’, SMA Muhammadiyah 3 Jember menjadi pilihan pertama masyarakat,” tambahnya.

Penampilan Ektrakurikuler dan Gelar Karya P5

Sebelum gelar Smamgamorphosis Rice to Golden Era, SMAMGA juga melaksanakan lomba Tahfidz siswa SMP se-Kabupaten Jember. Kemudian, tepat acara Smamgamorphosis Rice to Golden Era terdapat penampilan ektrakurikuler dan gelar karya P5 dari kelas X  dan XI.

Gelar karya P5 kelas X adalah Fashion Show Busana Daur Ulang Sampah, dan kelas XI tarian serta mengenalkan makanan khas. Terutama dari tiga provinsi yaitu Jawa Barat, Bali, dan Papua.

Sebagai salah satu guru P5, Arif Hidayanah, SPd menyampaikan kesan selama mendampingi para siswa.

Saya dan tim guru P5 sangat bahagia. Kami sangat kompak dan semangat untuk menyemarakkan kegiatan P5 mengingat banyak dukungan dari tim kesiswaan, kepala sekolah, guru dan terutama semangat yang luar biasa dari para siswa.

“Mereka adalah anak-anak hebat SMAMGA yang memang dapat kami andalkan. Kami berharap, P5 selanjutnya bisa lebih baik dan menciptakan inovasi baru. Saya mewakili guru P5 merasa bangga melihat penampilan para siswa yang begitu antusias menampilkan penampilan terbaik. Sekaligus  mengucapkan terima kasih kepada para guru P5 yang luar biasa mendukung dan menemani para siswa dari awal sampai akhir acara,” tutupnya.

Penulis: Indah Ita Utami Editor: PWMU

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *